PALEMBANG (12 Maret 2026) — Menyongsong arus mudik Lebaran tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat kesiapan infrastruktur religi melalui program "Masjid Ramah Pemudik". Sebanyak 458 masjid di seluruh wilayah Sumatera Selatan telah didaftarkan untuk menyambut para musafir, dengan lima titik utama yang menjadi prioritas di jalur lintas Sumatera.
Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, menegaskan bahwa masjid di sepanjang jalur mudik tahun ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah transisi, tetapi bertransformasi menjadi oase yang memberikan rasa aman, nyaman, dan informatif.
“Setiap masjid wajib memasang spanduk atau banner di halaman depan yang mencantumkan nomor HP petugas Kemenag yang dapat dihubungi 24 jam. Ini adalah pusat informasi bagi pemudik yang membutuhkan info terkait jalur jalan, layanan kesehatan, hingga keadaan darurat di malam hari,” ujar Syafitri didampingi Kabid Urais Efriyansa di Palembang, Kamis (12/3).
Fokus Keamanan dan Layanan Kesehatan Gratis
Dalam pelaksanaannya, Kemenag Sumsel memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan dan kesehatan:
Sinergi Keamanan: Kakankemenag Kabupaten/Kota diinstruksikan berkoordinasi dengan Polri dan TNI untuk menempatkan personel di titik masjid prioritas guna menjamin keamanan kendaraan dan barang bawaan pemudik.
Layanan Medis: Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat untuk menyediakan obat-obatan ringan serta tenaga medis tanpa membebani anggaran internal masjid.
Standar Kebersihan: Syafitri menegaskan kebersihan adalah "harga mati". Tenaga dari KUA hingga Madrasah dikerahkan secara gotong royong untuk memastikan fasilitas sanitasi di 458 masjid tersebut dalam kondisi prima.
Lima Titik Masjid Prioritas Utama:
Palembang: Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo.
OKU Timur: Masjid Sabilul Muttaqin (Martapura).
Lahat: Masjid Nur Rohman (Bandar Agung).
Lubuklinggau: Masjid Agung Assalam.
OKU: Masjid Agung Islamic Center Baturaja.
Wujud Kerukunan Umat Beragama
Selain masjid, Kemenag Sumsel juga menyiagakan 7 rumah ibadah lainnya yang terdiri dari satu pure, satu vihara, dan lima gereja di titik-titik strategis seperti Lempuing (OKI), Banyuasin, dan Sungai Lilin.
“Ini adalah wujud nyata kerukunan dan kepedulian antarumat beragama di Sumatera Selatan. Semua rumah ibadah yang ditunjuk memiliki standar pelayanan yang sama untuk melayani para pemudik yang singgah,” pungkas Syafitri.
Dengan kesiapan ini, diharapkan para pemudik yang melintasi Bumi Sriwijaya dapat menjalani perjalanan dengan lebih tenang, sehat, dan nyaman hingga sampai di tujuan. (Mn)



