Gandeng Duta Literasi, Herman Deru Siapkan Generasi Muda Sumsel Menuju Indonesia Emas 2045

LSP News (Fakta & Realita)
0


PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif guna menyongsong fenomena bonus demografi. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Harmonisasi Ramadan yang digelar di SMA Negeri Sumsel, Kamis (12/3/2026).

Didampingi Anggota DPD RI sekaligus Duta Literasi Sumsel, Ratu Tenny Leriva, Gubernur hadir di tengah 1.500 pelajar SMA/SMK/SLB se-Sumsel untuk memberikan suntikan semangat (mood booster) agar generasi muda Sumsel tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh.

Visi Strategis Menuju 2045

Dalam arahannya, Herman Deru menekankan bahwa persiapan menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari bangku sekolah. Ia mengajak para siswa untuk memandang kehidupan sebagai sebuah perlombaan yang sehat untuk mencapai posisi terbaik.

"Hidup ini adalah perlombaan menuju kebaikan. Kalian harus menjadi orang yang menonjol, memiliki cita-cita setinggi mungkin, dan jangan pernah ragu untuk melangkah. Keberhasilan di tahun 2045 ditentukan oleh apa yang kalian tanam hari ini," ujar Herman Deru.

Ia juga berbagi pengalaman bahwa kecerdasan intelektual bukanlah satu-satunya faktor penentu kesuksesan. Investasi karakter, seperti rasa syukur dan bakti kepada orang tua, merupakan pondasi spiritual yang akan membuka jalan kesuksesan di masa depan.

Literasi dan Teknologi sebagai Kunci

Sementara itu, Ratu Tenny Leriva selaku Duta Literasi Sumsel menyoroti pentingnya adaptasi terhadap teknologi. Menurutnya, generasi muda Sumsel harus mampu memanfaatkan kemajuan digital secara bijak untuk memperkuat kapasitas diri.

"Sekitar 20 tahun ke depan, tanggung jawab bangsa ini ada di pundak kalian. Kita harus bergerak sekarang. Sesuai pesan dalam Surat Ar-Ra’d ayat 11, perubahan nasib suatu kaum dimulai dari usaha mereka sendiri untuk berubah," ungkap Ratu Tenny.

Ia mengajak para pelajar untuk meningkatkan literasi digital dan menjadikan teknologi sebagai sahabat yang membawa kemajuan, bukan sekadar sarana hiburan yang melalaikan.

Penguatan Karakter di Bulan Suci

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Mondyaboni, melaporkan bahwa agenda Harmonisasi Ramadan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam membentuk keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual peserta didik.

  • Kegiatan: Bazar Ramadan, lomba kultum, saritilawah, hingga lomba busana muslim.

  • Target: Pembinaan karakter religius dan penguatan jejaring silaturahmi antar-pelajar se-Sumatera Selatan.

  • Keberlanjutan: Ketua MKKS SMA se-Sumsel, H. Ridwan Nawawi, menyatakan kesiapannya untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan Dinas Pendidikan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi dan tokoh literasi, Sumatera Selatan optimis dapat melahirkan generasi yang siap bersaing, berakhlak mulia, dan menjadi motor penggerak Indonesia di kancah global pada tahun 2045 mendatang. (Mn)

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default