Refleksi Ramadan di Dunia Pendidikan: Kadisdik Palembang Tekankan Kejujuran Data dan Kualitas Revitalisasi Sekolah

LSP News (Fakta & Realita)
0


PALEMBANG – Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Prof. Atip Latipulhidayat, SH., LL.M., Ph.D, ke Kota Palembang pada hari ke-7 Ramadan membawa pesan mendalam bagi insan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ir. H. Affan Prapanca, M.T., menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah revitalisasi sekolah dengan mengedepankan integritas dan transparansi.

Dalam acara peresmian yang dipusatkan di SMAN 21 Palembang tersebut, Wamen Dikdasmen memberikan pesan khusus mengenai kejujuran administrasi. Beliau menyentil fenomena "dusta pangkal tidak dapat renovasi", di mana data Dapodik seringkali tidak sesuai dengan realita fisik bangunan demi mengejar status akreditasi.

Kejujuran Adalah Fondasi Pendidikan

Menanggapi hal tersebut, Ir. H. Affan Prapanca menginstruksikan seluruh jajaran di bawah kewenangan Kota Palembang untuk melakukan validasi data secara jujur.

"Sebagaimana ditekankan Bapak Wamen, kejujuran adalah fondasi. Kami tidak ingin ada sekolah yang seharusnya layak dibantu justru terlewatkan karena pelaporan data yang tidak akurat. Di momen Ramadan ini, mari kita jadikan integritas sebagai ruh dalam membangun pendidikan di Palembang," ujar Affan.

Target Revitalisasi dan Dukungan Walikota

Walikota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, yang turut mendampingi kunjungan Wamen, menyatakan bahwa program revitalisasi ini merupakan amanah rakyat yang harus dikelola secara profesional. Untuk tahun 2025, sebanyak 29 Satuan Pendidikan di Kota Palembang telah dipastikan masuk dalam program revitalisasi, meliputi:

  • 3 Lokasi TK

  • 19 Lokasi SD

  • 7 Lokasi SMP

"Uang ini milik rakyat. Saya bersama Bapak Kadisdik akan mengawasi langsung agar tidak ada 'perkeliruan'. Jika hasilnya bagus, ini akan menjadi amal jariyah kita semua sesuai pesan Bapak Wamen," tutur Ratu Dewa.

Mendorong Efisiensi Melalui Swakelola

Melalui skema swakelola yang didorong oleh pusat, Pemerintah Kota Palembang optimis pengerjaan akan lebih efisien dan melibatkan sumber daya lokal. Program ini merupakan bagian dari target besar Presiden untuk merevitalisasi 71.000 sekolah secara nasional, meningkat tajam dari rencana awal 11.000 sekolah.

Kadisdik Palembang, Ir. H. Affan Prapanca, menutup dengan harapan agar seluruh pelaksana proyek mengutamakan aspek kualitas mutu. "Kita ingin sekolah-sekolah di Palembang menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bermutu bagi generasi penerus bangsa," pungkasnya. (Mn)

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default